بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
PEMBATAL KEISLAMAN...
1). Menyekutukan Allah (syirik).
Allah Ta’ala berfirman:
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَن يَشَاءُ
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik dan
Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa
yang dikehendaki-Nya...”
[QS.An-Nisaa': 48].
2). Orang yang membuat perantara antara dirinya dengan Allah.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
قُلِ ادْعُوا الَّذِينَ زَعَمْتُم مِّن دُونِهِ فَلَا
يَمْلِكُونَ كَشْفَ الضُّرِّ عَنكُمْ وَلَا تَحْوِيلًا أُولَٰئِكَ
الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَىٰ رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ أَيُّهُمْ
أَقْرَبُ وَيَرْجُونَ رَحْمَتَهُ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُ ۚ إِنَّ عَذَابَ
رَبِّكَ كَانَ مَحْذُورًا
“Katakanlah: ‘Panggillah mereka yang kamu anggap (sekutu)
selain Allah, maka tidaklah mereka memiliki kekuasaan untuk
menghilangkan bahaya darimu dan tidak pula dapat memindahkannya.’ Yang
mereka seru itu mencari sendiri jalan yang lebih dekat menuju Rabb-nya,
dan mereka mengharapkan rahmat serta takut akan adzab-Nya. Sesungguhnya
adzab Rabb-mu adalah sesuatu yang (harus) ditakuti.”
[QS.Al-Israa': 56-57].
3). Tidak mengkafirkan orang-orang musyrik, atau meragukan kekafiran mereka, atau membenarkan pendapat mereka.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ
“Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam...”
[QS.Ali ‘Imran: 19].
4). Meyakini adanya petunjuk yang lebih sempurna dari Sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.
Allah Ta’ala berfirman:
أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ ۚ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِّقَوْمٍ يُوقِنُونَ
Apakah hukum Jahiliyyah yang mereka kehendaki? Dan (hukum)
siapakah yang lebih daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang
yakin?”.
[QS.Al-Maa-idah: 50].
Semoga Bermanfa'at, Aamiin....
┈┈»̶·̵̭̌✽✽·̵̭̌«̶┈┈